Belajar Bahasa Inggris Dengan Mudah dan Tidak Bikin Capek

Belasan tahun belajar Bahasa Inggris mulai dari SD sampai Kuliah bahkan bekerja tapi tidak pintar-pintar.  Sudah berbagai macam kursus Bahasa Inggris diikuti tetapi tidak ada kemajuan. Apanya yang salah ya???

Banyak Tempat Kursus Bahasa Inggris yang menjanjikan dapat menjadikan seseorang pintar Bahasa Inggris dalam waktu yang singkat. Namun percayalah, belajar Bahasa asing itu tidak dapat dilakukan dalam waktu singkat. Tetapi belajar Bahasa Inggris itu juga tidak sulit dan bisa dilakukan sambil santai.

Baiklah, saya akan bagi pengalaman saya belajar Bahasa Inggris yang mudah dan tidak bikin capek.

Saya termasuk orang yang dikategorikan di paragraph pertama tadi, belajar Bahasa Inggris dari s.d. sampai bekerja tapi tidak bisa-bisa. Bahasa Inggris saya saat baru saja menjadi karyawan di sebuah instansi pemerintah di tahun 2006 itu dapat digolongkan payah.

Percakapan dalam Bahasa Inggris masih sangat tidak lancar, masih banyak bengongnya karena harus memikirkan “Bahasa inggrisnya kata ini apa ya”. Itu baru percakapan, belum masalah tulis menulis. Sudah pasti kacau balau.

Beberapa kali saya ikut kursus Bahasa Inggris di SD, SMP, SMA bahkan kuliah, tapi yaaaaa karena saya juga sering bolos jadinya kemampuan saya selalu maju mundur.

Ketika saya melihat teman-teman saya yang bisa berbahasa Inggris mendapatkan promosi kair lebih bagus, akhirnya saya sadar bahwa memiliki kemampuan itu sangat menunjang pekerjaan. Mereka bisa kuliah di luar negeri, ikut meeting di negara orang bahkan mendapatkan posisi pekerjaan yang cukup strategis.

Kebetulan instansi tempat saya bekerja menyediakan kursus intensif Bahasa Inggris bagi karyawannya yang ingin meningkatkan mutu.

Singkat cerita, saya mendaftar di kursus itu, dan belajar selama 3 bulan.

RESEPNYA ADALAH…….

Pelajaran pertama yang saya dapatkan. JANGAN MALU.

Guru Bahasa saya bilang bahwa Bahasa Inggris itu bukan bahasa asli kita, sehingga wajar jika kita banyak tidak fahamnya.

Buang jauh-jauh perasaan bahwa orang yang kita ajak bicara lebih mengerti dari pada kita sendiri, hal ini berlaku kepada lawan bicara orang Indonesia. Apalagi jika dia tidak pernah tinggal di negara berbahasa Inggris dalam jangka waktu lama.

Pesan yang disampaikan oleh Guru saya benar adanya. Sebagai contoh saya sendiri yang pada akhirnya punya kesempatan untuk melanjutkan kuliah di Amerika Serikat selama setahun. Ternyata setelah satu tahun di AS dan setiap hari berbicara dengan orang bule, tetap saja saya sering tidak mengerti apa yang mereka ucapkan.

Hal ini wajar karena kosakata dalam Bahasa Inggris itu sangat banyak, belum ditambah aksen, serta idiom. Tidak ada yang lebih tau makna Bahasa itu sendiri selain sang penutur.

Pelajaran kedua, RAJIN MENDENGAR, RAJIN MEMBACA, RAJIN MENULIS DAN RAJIN BERBICARA.

Belajar Bahasa itu sama dengan kita belajar nyetir mobil. Semakin sering diasah maka semakin lincah. Sebelum era internet 4G, saya sering mendownload siaran-siaran dalam Bahasa Inggris untuk kemudian didengarkan berulang-ulang secara offline. Tapi kini dengan kecepatan internet yang tinggi membuat kita dapat mendengarkan secara live radio online, bahkan menonton youtube.

Tidak masalah jika diawal-awal kita tidak terlalu mengerti materi listening atau percakapan. Ini merupakan hal yang lazim karena memori dan organ telinga kita butuh penyesuaian. Kelak berangsur-angsur dengan sendirinya kita akan mulai mengerti apa yang dibicarakan.

Kebiasaan mendengar/listening juga harus dibarengi dengan kebiasaan membaca pula. Lagi-lagi dengan layanan internet, kita bisa dengan mudah mendapatkan materi bacaan Bahasa Inggris. Namun perlu diingat bahwa sebaiknya dalam membaca artikel berbahasa Inggris, sebaiknya menggunakan portal yang dikelola oleh broadcaster asing.

Menurut pengalaman saya bagi pemula sebaiknya membaca berita-berita dalam Bahasa Inggris yang kosakatanya familiar bagi orang Indonesia. Sebagai contoh https://edition.cnn.com/ dan https://www.aljazeera.com/ karena menurut saya pribadi vocabularies yang ditulis memang sangat akrab dan penyusunan kalimatnya sederhana dan mudah dimengerti. Sementara di beberapa situs lainnya gaya Bahasa dan kosakata yang digunakan terasa agak rumit.

Untuk mempelajari kata kerja (verb) memang sangat dianjurkan mengikuti News tetapi jika ingin memperbanyak penyerapan kata benda (noun) atau sifat (adjektif) sebaiknya membaca Novel berbahasa Inggris. Karena biasanya dalam novel kaya akan deskripsi baik sifat maupun benda.

Selanjutnya, adalah berbicara. Cara mengasah kemampuan bicara adalah dengan cara berkomunikasi verbal langsung dengan native speaker atau orang yang memang dari sononya berbahasa Inggris.

Perlu diingat, Bahasa verbal itu sangat berbeda dengan Bahasa tulisan. Dalam pembicaraan, bahkan seorang native speaker tidak terlalu memperhatikan apa yang kita sebut dengan “grammar”. Sama hal nya saat kita berbicara dengan teman dalam Bahasa Indonesia. Adakah yang menggunakan Bahasa Indonesia dengan susunan yang baik dan benar???

“Pergi kemana?” lebih sering digunakan dalam percakapan dari pada “Anda akan pergi kemana?”. Ya seperti itulah Bahasa.

Justru, cara yang terbaik dalam berbicara adalah meniru persis Native Speaker baik itu susunan kata, logat maupun pelafalannya.

Sebagai contoh di AS orang lebih sering menyapa dengan “Hii, Whats up?” ketimbang “How are you?”.

Permasalahannya saat ini, kemana mencari native speaker??? Banyak caranya, pernah ingat viral seorang kopral TNI yang bisa berbicara berbagai macam Bahasa asing?? Ya dia mencari teman melalui sosial media, kemudian sering diajak komunikasi via WA. Zaman sekarang apa yang tidak bisa??? Semua bisa dilakukan asal ada kemauan, dan tadi JANGAN MALU.

Naaah, terakhir ini agak sulit. Yaitu melatih kemampuan menulis…..

Baiklah untuk yang sulit kali ini, kita bahas di lain waktu ya…..

Bersambung……

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s