Tepati Waktu Agar Tidak Rusak Susu Sebelanga

Menepati waktu terlihat seperti hal yang remeh temeh, namun sangat berbahaya jika diabaikan khususnya dalam sebuah komunitas, organisasi ataupun perkumpulan.

Setiap orang, tanpa kerkecuali, di dalam suatu perkumpulan hukumnya wajib menepati waktu yang telah disepakati.

Mengapa??? Karena jika ada satu orang saja, siapapun dia, posisi apapun dia, jika terlambat maka akan merusak organisasi itu dari dalam.

Coba bayangkan, kalau satu orang yang terlambat pastinya membuat yang lain kesal. Tentu merusak suasana bukan. Apalagi jika orangnya itu itu saja.

Bahkan, jika yang sering terlambat itu adalah si bos atau pimpinan dari suatu organisasi maka, meskipun kemungkinan memaklumi, para karyawan ataupun anak buah berfikir “palingan juga bos datang jam segini”. Dan pastinya membuat karyawan-karyawan tadi pun datang terlambat karena yakin si bos tiba tidak akan datang pada waktu yang ditentukan.

Apalagi kalau perkumpulan itu sifatnya non formal, jika ada anggota yang datang terlambat dan aturan ketepatan waktu tidak ditepati, maka yang lainnya akan mencoba untuk datang terlambat juga. Dengan pemikiran yang sama “palingan yang lain juga datang jam segini”.

Akhirnya waktu yang disepakati menjadi semacam dagelan saja. Makna “Jangan datang setelah jam sekian”tetapi berarti “Jangan datang sebelum jam sekian”

Kalau sudah seperti ini, yakinlah acara yang dirancang pasti berjalan di luar waktu yang disepakati.

Gara-gara satu orang terlambat, kacau jadinya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s