Memperkuat Armada Laut Demi Kemakmuran Rakyat (1)

By Dani M. Samudra

Semboyan TNI AL “Jalesveva Jayamahe” atau Justru di Laut kita Jaya, bagi saya benar adanya. Membangun armada laut yang kuat pasti berkontribusi positif bagi perekonomian negara.

Namun bisa jadi bagi sebagian orang, berbeda pandangan terhadap pendapat itu.

Membangun Angkatan Laut yang kuat tentu saja membutuhkan biaya yang besar. Membeli Kapal perang beserta persenjataan modernnya tentu menghabiskan dana triliunan rupiah, sedangkan TNI sendiri bukanlah institusi yang dapat memberikan devisa negara secara langsung dan bukan pula badan yang mengumpulkan pemasukan dari pajak.

Tapi, biaya yang dikeluarkan sepadan bagi pertahanan dan kemananan negara terutama di laut. Bahkan bisa berlipat lipat menguntungkan asalkan diatur secara tepat untuk mengawal kepentingan ekonomi negara.

Bagaimana bisa demikian???

Selat Malaka yang menjadi salah satu jalur laut tersibuk di dunia ini kabarnya dilalui sebanyak 25 % kapal yang membawa komoditi bagi perekonomian dunia. Bahkan Samudera Hindia yg berada di sebelah barat Indonesia menyumbang 80% perdagangan dunia via laut yang konon pada tahun 2014, aktifitas ekonomi di Samudera Hindia berkontribusi sebesar USD 78 triliun.

Jalur-jalur ini tentu saja harus aman dari bajak laut yang akan merampok kapal-kapal dagang yang melaluinya, yang mungkin saja salah satunya kapal yang memuat barang dagangan dari Indonesia yang sudah barang tentu melalui perlintasan Selat Malaka dan Samudera Hindia jika akan berlayar ke arah Asia Selatan, Timur Tengah, Afrika dan Eropa.

Masih ingat kapal indonesia yang dibajak di Somalia ataupun perairan perbatasan Filipina. Piracy ini menimbulkan keengganan bagi kapal untuk berlayar ke jalur tersebut karena tidak aman dan berbahaya bagi keselamatan kapal dan crewnya.

Belum lagi jika ada kapal asing yang masuk ke dalam zona ekonomi laut Indonesia, kekayaan alam di dalam laut seperti minyak, gas,ikan, dll dapat saja dikuras jika Kapal Armada Laut kita unyu-unyu, rusak ataupun jadul. 

Atau nelayan kita diusir dari laut sendiri oleh kapal luar akibat penjaga keamanan laut kita tidak memiliki armada yang cukup untuk mengawal laut yang begitu luas.

Jangan sampai lebih galak maling daripada penjaganya.

Armada laut yang modern,terlatih dan kuat perlu diwujudkan. Selain itu kerjasama antar lembaga pemerintah yang mengurusi kelautan juga perlu diatur dengan baik.

Dengan penguatan dan kerjasama yang bagus maka kapal yang digunakan untuk aktifitas ekonomi seperti perdagangan, perikanan, eksplorasi barang tambang laut dan lain lain akan terjamin keamanannya. Ekonomi menjadi lancar dan bermanfaat rakyat.

Bersambung……..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s